Apa itu Web Science?
Sejarah Web
Pada tahun 1984 Berners-Lee kembali ke CERN, dan dianggap permasalahannya
presentasi informasi: fisikawan dari seluruh dunia diperlukan untuk berbagi
data, dan tanpa mesin umum dan tidak ada perangkat lunak presentasi umum. Dia
menulis sebuah proposal Maret 1989 untuk "database hypertext besar dengan
link diketik", tapi itu dihasilkan bunga kecil. Bosnya, Mike Sendall,
mendorong Berners-Lee untuk mulai menerapkan sistemnya pada suatu yang baru
diperoleh NeXT workstation. Ia menilai beberapa nama, termasuk Mesh Informasi,
Tambang Informasi (ditolak karena abbreviates ke TIM, pencipta nama WWW).
1. Pre Web (Memex, Usenet, Gopher, Ftp, Internet)
Pre web adalah dimana sebelum muncul’a web 1.0, berikut ini
contoh dari pre-web:
The memex (sebuah
singkatan dari "memori" dan "index") adalah nama hipotetis proto-hypertext
sistem yang Vannevar Bush jelaskan pada tahun 1945 pada artikel bulanan The
Atlantic " As We May Think "(AWMT). Bush membayangkan memex sebagai
perangkat di mana individu akan mengkompres dan menyimpan semua buku-buku
mereka, catatan, dan komunikasi, "mekanis sehingga dapat berkonsultasi
dengan melebihi kecepatan dan fleksibilitas." The memex akan memberikan
"suplemen intim yang diperbesar ke memori seseorang". Konsep memex
mempengaruhi perkembangan awal hypertext sistem (akhirnya mengarah ke
penciptaan World Wide Web ) dan basis pengetahuan personal software.
Usenet (User Network) Sistem
diskusi Internet yang terdistribusi secara global. Sistem ini dikembangkan
dari arsitektur serbaguna UUCP dari nama yang sama. Di dalamnya
ditampilkan berbagai atikel yang disebut News dalam berbagai topik dan
kategori.
Gopher merupakan TCP /
IP Application layer protokol yang didesain fasilitas untuk memudahkan
pencarian, penarikan, dan pengambilan informasi dari server yang mendukung
protocol Gopher melalui internet.
File Transfer Protocol (FTP) adalah
suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang
menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dua hal yang
penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP
Client.
2. Web 1.0, Web 2.0, Web 3.0
Web 1.0 masih mengandalkan
halaman statis dari tag-tag HTML sehingga pengunjung hanya
dapat mencari sesuatu atau yang sering disebut “searching” , dan melihat-lihat
“browsing” informasi-informasi yang ada pada web, kita juga tidak dapat memberi
komentar apa- apa, karna web 0.1 tidak mendukung aplikasi
tersebut, dan jika kita ingin mendapatkan informasi dari web yang
inginkan kita kunjungi, user harus datang ke web tersebut. elemen yang biasa
digunakan dalam Web 1.0 adalah:Halaman statis, Tombol
GIF dan Framesets.
Web 2.0 muncul sekitar tahun 2003
atau 2004, dimana para pengguna website-pun dapat berkomunikasi 2 arah dan
memiliki berbagai kelebihan lainnya. Pada Web 2.0, sebagai
pengunjung Anda dapat melakukan kontribusi dan memiliki hak untuk read-write,
di mana Anda dapat berperan aktif pada website tersebut. Istilah “sharing”
mulai umum digunakan dalam konsep Web 2.0. Web 2.0 merupakan
revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet
sebagai platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk
mencapai keberhasilan platform baru.
Web 3.0 adalah generasi ketiga
dari layanan internet berbasis web. Konsep Web 3.0 pertama
kali diperkenalkan pada tahun 2001, saat Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web,
menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0 sebagai
sebuah sarana bagi mesin untuk membaca halaman-halaman Web. Web 3.0 berhubungan
dengan konsep Web semantik, yang memungkinkan isi web dinikmati tidak hanya
dalam bahasa asli pengguna, tapi juga dalam bentuk format yang bisa diakses
oleh agen-agen software. Keunikan dari Web 3.0 adalah konsep
dimana manusia dapat berkomunikasi dengan mesin pencari. Kita bisa meminta Web
untuk mencari suatu data spesifik tanpa bersusah-susah mencari satu per satu
dalam situs-situs Web. Web 3.0 terdiri dari:
·
Web semantic
·
Format mikro
·
Pencarian dalam bahasa pengguna
·
Penyimpanan data dalam jumlah
besar
·
Pembelajaran lewat mesin
·
Agen rekomendasi, yang merujuk
pada kecerdasan buatan Web
Web Science
Web Science adalah yang bermakna 2 arti yang berbeda, yaitu Web dan Science . Web, biasa dikenal dengan Website, siapa sih yang ga kenal zaman sekarang yang
namanya Website ? saya yakin zaman sekarang sudah banyak
orang yang mengenal yang namanya Website ini .
namun, taukah kalian apakah Website atau Situs itu ? Website atau Situs yang sering kalian gunakan itu mempunyai
arti kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam
atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik
yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang
saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman
(hyperlink).
Website pun juga mempunyai 2 sifat yang terkandung didalamnya, yaitu Sifat Statis, dan Sifat Dinamis.
Sifat Statis disini maksudnya adalah apabila isi
informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari
pemilik website. dan pengembangannya Website Statis hanya
bisa diupdate oleh pemiliknya saja Dan Bersifat Dinamis apabila isi informasi website
selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari
pemilik serta pengguna website. Contoh website statis
adalah berisi profil perusahaan, sedangkan website dinamis adalah seperti
Friendster, Multiply, dll. Dan Dalam pengembangannya Website Dinamis Bisa di Update Pengguna Dan
Pemiliknya.
Nah, sekarang tinggal mengartikan apa itu Science ? kalo
dari arti sesungguhnya Science itu adalah Ilmu. maksudnya, Science adalah segala sesuatu yang berhubungan
dengan sumber ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia
dan seluruh isinya. Dengan kata lain, science itu sendiri merupakan kumpulan
ilmu pasti yang memberikan makna tersendiri bagi yang mempelajarinya.
Kesimpulan Web Science yaitu segala sesuatu yang berkaitan
dengan ilmu pengetahuan yang diperoleh dari sumber yang akurat dan dapat di
unduh dari dunia maya tanpa kita harus menuju ke sumber informasi yang ada di
informasi yang ingin kita cari, sehingga memudahkan kita untuk memperoleh
informasi.
Metodologi Web Science
Dalam web science kita belajar
bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi
praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat
orang banyak untuk membaca web tersebut.Contoh-contoh nyata yang sudah
diterapkan dapat dilihat pada bidang komersil atau bidang ekonomi, bidang
sosial dan bidang pendidikan.
Metodologi pada Web Science
akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang industri maupun
peneliti akademisi. Sehingga akan mengkombinasikan sintesis dan analisis.
Mempertimbangkan perkembangan Web yang membawa ke sisi positif
(seperti Peer to Peer) ataupun ke arah negatif (seperti phishing). Kontribusi
terhadap pengembangan adalah tujuan utama dari WebScience.Adanya
web science menekankan pada perkembangan Web itu sendiri dan
pengembangannya,mendukung untuk ubiquity, mobility, new media dan meningkatnya
jumlah data yang tersedia secara online, karena web bersifat sosial, maka
privasi harus dikedepankan.
Sumber:
https://faris6593.blogspot.co.id/2013/03/sejarah-web-dan-web-science.html
https://rizkafebrila.wordpress.com/2016/03/25/apa-itu-web-science/
http://firmansyah215.blogspot.co.id/2011/02/apa-itu-web-science.html
https://fikrarachmania.wordpress.com/2017/03/21/apa-itu-web-science/
Comments
Post a Comment